Tugas Akhir

Opsi Tugas Akhir

Tugas akhir (TA) pada Program Studi Sarjana Sains Data memiliki dua opsi jalan yang bisa dipilih, yaitu TA Proyek dan TA Penelitian, serta dua opsi cara, yaitu mandiri dan kelompok. Tugas akhir bertujuan untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam perumusan masalah, pengambilan dan preprocessing data, pemodelan masalah dan data, pemecahan masalah, interpretasi dan komunikasi, serta etika dan profesionalisme. TA Proyek menghasilkan karya yang solutif untuk industri atau masyarakat. TA Penelitian berkontribusi untuk pengembangan ilmu.

TA Proyek dan TA Penelitian memiliki posisi keilmiahan yang berbeda. Keilmiahan TA Proyek ada pada bagaimana best practice dipilih dengan dasar kajian literatur yang kuat sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan solusi dengan cara terbaik sesuai kondisi lingkungan yang dihadapi. Sedangkan TA Penelitian, kajian literatur bertujuan untuk mencari celah pengetahuan sehingga mahasiswa dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu. Persamaan keduanya adalah bahwa pelaksanaan proyek dan penelitian sama-sama harus mengikuti prosedur yang ketat/rigid.

Perbedaan TA Proyek dengan mata kuliah Proyek Sains Data (PSD) adalah bahwa PSD tidak mewajibkan mahasiswa melakukan kajian literatur secara ketat. Referensinya hanya mencakup deskripsi dari metode dan teknologi yang digunakan, bukan merupakan kajian lengkap dan kritis. Sedangkan TA Proyek, proposalnya (yang berisi kajian awal) diperiksa secara ketat dalam sesi tatap muka.

Tabel Perbedaan dan Persamaan Tugas Akhir Proyek dan Penelitian

Aspek Proyek Penelitian
Kata Kunci
Best Practice
Knowledge Gap, Research Contribution
Posisi Keilmiahan
(1) Bagaimana best practice dipilih dengan dasar kajian literatur yang kuat.
(2) Bagaimana solusi diimplementasikan dengan metode yang benar.
(1) Bagaimana celah pengetahuan diidentifikasi dengan dasar kajian literatur yang kuat.
(2) Bagaimana pembuktian dilakukan dengan metode yang ketat.
Beban Tugas
Mengimplementasikan solusi secara langsung; tidak dibebankan melakukan eksperimen.
Melakukan eksperimen; tidak dibebankan mengimplementasi ke end-user langsung.
Hasil
Karya Solutif untuk Industri atau Masyarakat
Kontribusi pada Pengembangan Ilmu
Luaran (Output)
(1) Laporan Ilmiah Berbasis Rekayasa/Engineering,
(2) Hasil Karya,
(3) HKI/Hak Cipta atau Kerja Sama Mitra Industri.
(1) Laporan Ilmiah (untuk perpustakaan),
(2) Artefak Penelitian (logbook, data, source code, model, perangkat/peralatan, catatan hasil, dll. yang relevan),
(3) Draft Paper/Artikel Publikasi Siap Submit.
Persamaan
Harus mengikuti prosedur yang ketat dan rigid. Harus mengikuti prosedur yang ketat dan rigid.

Perbedaan Tugas Akhir Proyek dan Penelitian

TA Proyek

A. Karakteristik

TA Proyek berorientasi pada penyelesaian masalah nyata (real-world problem), pengembangan solusi berupa data pipeline, pemodelan AI, BI dashboard, atau analisis data yang end-to-end (sesuai peran salah satu profil lulusan), dan deployment (opsional namun direkomendasikan jika memungkinkan).

B. Struktur Laporan

Laporan TA Proyek setidaknya mencakup hal-hal berikut ini:

Bab 1: Pendahuluan

  • Judul (merepresentasikan inti pekerjaan atau penyelesaian masalah)
  • Abstrak (mencakup situasi dan masalah, gambaran solusi yang diberikan, dan manfaat/signifikansi)
  • Latar Belakang (mencakup analisis kondisi dan kebutuhan klien)
  • Perumusan Masalah (Point out kembali secara singkat masalah yang ingin diselesaikan, berupa pernyataan, bukan pertanyaan!)
  • Tujuan & Manfaat/Signifikansi (Tujuan harus menyasar pada penyelesaian masalah, tidak sekedar untuk mengembangkan wasilah/sarana. Tujuan akan dievaluasi dalam kesimpulan, apakah masalahnya selesai atau tidak. Manfaat harus menjelaskan kenapa masalah tersebut harus diselesaikan.

Bab 2: Kajian Literatur

  • Studi literatur tentang teori, metode, dan teknologi bukan dalam rangka mencari perbedaan dengan pekerjaan orang lain, melainkan mengidentifikasi existing best-practice dalam penyelesaian masalah dengan dasar kajian yang ketat; tidak sembarang pilih.

Bab 3: Metodologi

  • Analisis Kebutuhan (mencantumkan bukti dan menjelaskan hasil requirement gathering)
  • Desain Solusi (menjelaskan usulan metodologi proses penyelesaian masalah)

Bab 4: Implementasi

  • Pelaksanaan (melaporkan bukti proses penyelesaian masalah sesuai tahapan yang benar)
  • Pengujian & Evaluasi (melaporkan proses pengujian dan melakukan evaluasi/pengukuran secara kuantitatif)

Bab 5: Kesimpulan

  • Kesimpulan menjawab apakah tujuannya tercapai, dengan kata lain masalahnya terselesaikan. Rekomendasi harus disertai alasan mengapa hal tersebut perlu dilakukan dan mengapa tidak langsung dikerjakan dalam proyek ini.

Proposal TA Proyek mencakup Bab 1 hingga Bab 3. Laporan TA Proyek melanjutkan dengan Bab 4 dan Bab 5.

C. Contoh Topik

Berikut ini adalah contoh topik TA Proyek:

  • Sistem Prediksi Churn Pelanggan Berbasis Machine Learning
  • Dashboard Monitoring Stunting Berbasis Data Spasial
  • Sistem Rekomendasi Produk UMKM
  • Implementasi MLOps untuk Prediksi Permintaan
  • Sistem Deteksi Penyakit Daun Tanaman Berbasis CNN

TA Penelitian

A. Karakteristik

TA Penelitian berorientasi pada kontribusi ilmiah terhadap ilmu pengetahuan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian terapan (applied research). Penelitian terapan bertujuan untuk menyelesaikan masalah nyata dengan cara mencari solusi baru yang lebih baik, bukan sekedar eksplorasi tanpa masalah yang melatarbelakangi. Pada dasarnya, penelitian menghasilkan ilmu, pengetahuan, wawasan, atau pemahaman baru. Pada penelitian terapan, ilmu tersebut dapat berupa cara, metode, teknik, algoritma, formula, resep, rumus, atau solusi baru untuk menyelesaikan masalah. Selain itu, wawasan baru juga dapat berupa rekomendasi/kebijakan nyata dari hasil kajian atau eksperimen empiris dalam kaitannya dengan problem solving.

B. Struktur Laporan

Laporan TA Penelitian setidaknya mencakup hal-hal berikut ini:

Bab 1: Pendahuluan

  • Judul (merepresentasikan esensi penelitian)
  • Abstrak (secara singkat mencakup masalah umum dan khusus, celah pengetahuan dan kontribusi penelitian, apa yang dilakukan, apa hasilnya, dan mengapa penelitian tersebut penting)
  • Latar Belakang (secara detil mencakup masalah umum dan khusus, celah pengetahuan, bagaimana penelitian ini akan berkontribusi pada pengetahuan, dan mengapa penelitian tersebut penting)
  • Perumusan Masalah (secara singkat berisi 3 hal: pernyataan masalah yang ingin diselesaikan, pertanyaan/misteri penelitian, jawaban hipotesis/dugaan)
  • Tujuan & Manfaat (Tujuan harus menyasar pada penyelesaian masalah dan menjawab pertanyaan/misteri. Tujuan akan dievaluasi dalam kesimpulan, apakah pertanyaan/misterinya terjawab dan apa jawabannya. Manfaat harus menjelaskan kenapa penelitian tersebut harus diselesaikan.)
  • Pembatasan Masalah (menjelaskan batasan untuk mencegah pembaca berharap lebih dalam penelitian tersebut)

Bab 2: Kajian Literatur

  • Kajian tentang pekerjaan terkait bertujuan mencari celah pengetahuan. Kajian berisi sintesis per isu, bukan sekedar ringkasan artikel. Satu paragraf atau satu subbab berisi satu isu; misalnya isu data dan isu metode. Dalam satu paragraf dapat membahas/menyinggung banyak pekerjaan terkait. Total referensi minimal 15 dan state of the Art harus diidentifikasi.

Bab 3: Metodologi

  • Subbab pada bab metodologi dapat berisi tentang data, preprocessing, metode penyelesaian masalah, metode pengujian/evaluasi, dll. yang relevan. Metode pembuktian/pengujian yang digunakan adalah kuantitatif.

Bab 4: Hasil dan Pembahasan

  • Bab ini berisi penyajian hasil dalam bentuk tabel atau grafik secara lengkap serta pembahasannya.

Bab 5: Kesimpulan

  • Kesimpulan menjawab pertanyaan/misteri penelitian. Bab ini juga bisa mencakup rekomendasi.

Proposal TA Penelitian mencakup Bab 1 hingga Bab 3. Laporan TA Penelitian melanjutkan dengan Bab 4 dan Bab 5.

C. Contoh Topik

Berikut ini adalah contoh topik TA Penelitian:

  • Perbandingan Arsitektur CNN Lightweight untuk Edge Deployment
  • Optimasi Hyperparameter Berbasis Bayesian Optimization
  • Analisis Explainable AI pada Model Kredit Mikro
  • Evaluasi Hybrid CNN-Transformer pada Deteksi Hama Tanaman
Scroll to Top